No Tulen Kang Maman: First Impression

Sangkin pentingnya first impression sampai dipelajari secara khusus. Dan banyak yang mau memperlajari. Ada 4 kunci kesan pertama, dalam ilmu pengetahuan:  Pertama – Semua hal dalam 8 detik pertama saat kamu bertemu dengan seseorang harus penuh kesan. Yang ke-2 menurut penelitian, masuklah dari sisi sebelahkan kanan orang yang akan kita kesankan itu, karena otak kanan meresponnya dari segi posistif jika dibandingkan masuk dari sisi kiri, Yang ke-3 selalu salaman dengan genggaman yang kuat, itu menunuukkan rasa percaya diri yang besar, dan yang ke – 4, pandang mata lawan bicara anda lekat-lekat, jangan lepaskan barang sedetikpun selama 8 detik. Continue reading

Fakta Survey Cak Lontong di ILK: Perjanjian Pra Nikah

Episode Perjanjian pra nikah 15 Oktober 2014

Episode kali ini, cowok paling ganteng di ILK, pak Jarwo Kwat, menemukan cinta sejatinya yaitu Mbak Okky Lukman. Meski sudah bau tanah, penyakitan dan berbagai masalah yang dimilikinya, mbak okky sangat setia dengan pasangannya yang dinikahken cak lontong di acara ini. Eh, ini cuma pura-pura saja ya.

Sebelum ke kesimpulan no tulen kang maman, berikut ada beberapa fakta yang disampaikan cak lontong mengenai pernikahan,

Fakta 1. Tidak ada perceraian tanpa pernikahan. Continue reading

No Tulen Kang Maman ILK: Perjanjian Pra Nikah

Berikut kesimpulan no tulen kang maman edisi perjanjian pra nikah ILK 15 oktober 2014

Kang maman kali ini berasal dari perkumpulan pria pemberi janji dan pria gagah pendorong cinta dan kasih sayang, alias Perjanjian pra gondrong

“Pasal 29 UU no 1 tahun 74 tentang pernikahan memperbolehkan perjanjian pra nikah atas persetujuan bersama yang disahkan oleh pegawai pencatat perkawinan. Tetapi di ayat dua ditegaskan, tidak dapat disahkan bila melanggar batas-batas hukum agama dan kesusilaan. Jadi perjanjian pra nikah diperbelahkan dari pada semata bergangtung pada isi putusan cerai bila sesuatu yang tidak kita harapkan itu terjadi. Continue reading

No Tulen Kang maman ILK: Bekasiku Sayang Bekasiku Malang

Kali ini kang maman mewakili Laki-laki Gundul Ganteng Menyilauikan Dari Jatibening (Bekasi), yang kalau disingkat jadi : Lagu galau nan bening. 🙂

Berikut no tulen dari kang maman.

“Ada banyak alasan untuk tidak membully, bahkan sebaliknya, wajib memuji bekasi. Tadi dikatakan Pak Jarwo, “hanya bantar gebang yang mampu menampung 6.500 ton sampah per hari dari ibukota Jakarta”. Bayangkan kalau tidak, jakarta sudah jadi tumpukan sampah.

Yang kedua, Chairil Anwar mengabdikan perjuangan rakyat Bekasi dalam peristiwa rawa gede saat agresi Militer I Belanda. Dimana banyak korban untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia, itu dalam puisi yang dibacakan juga Pak Jarwo (Karawang-Bekasi). Continue reading

Kesimpulan No Tulen Kang Maman ILK

Cinta punya 6 komponen kata letto, “harus ada lubang dijiwa”. Hasrat untuk saling mengisi lubang di jiwa itu. Kemudian harus ada kehadiran fisik, terutama hati dari pasangan untuk menemani, membantu dan berjalan bersama. Cinta juga butuh komitmen untuk saling setia dan tidak mengkhianati cinta dan harus melibatkan komponen ke – 4 akal budi, agar tidak buta dan tidak gila-gilaan, sehingga tetap mencintai meski sudah ditipu habis-habisan. Komponen ke – 5, cinta harus membuat keduanya berkembang, terikat tetapi tidak mengkerdilkan. Dan harus disadari, komponen cinta yang tidak kalah penting adalah paradoks, disadari sejak awal bahwa benci dan sayang dalam cinta harus hadir bersamaan. Continue reading

Cara Instan jadi Beken ala ILK

Episode 18 September ini ILK kedatangan Norman, anggota polisi yang terkenal dengan joget chaiya-chaiya nya beberapa waktu lalu. Setelah tidak lagi menjadi anggota polisi, Normal menjadikan hobinya memasak menjadi pekerjaan. Dan menurut pengakuan Normal, pekerjaannya tersebut lebih dari bisa untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Selain pekerjaan halal, santai, hobi terpenuhi, dia juga katanya lebih bisa bersosialisasi dengan masyarakat dibandingkan saat dia masih menjadi polisi. Salut dengan norman. Continue reading

Kesimpulan Kang Maman ILK: Phobia

Sebenarnya di epidose ini saya berharap kang maman mengangkat isu isu gangguan jiwa yang jumlahnya terus meningkat setiap hari. Dan fobia adalah salah satu jenis gangguan jiwa yang paling banyak dialami orang. Melalui episode ini juga, saya berharap agar para panelis bisa mengajak masyarakat untuk mengurangi stigma terhadap penderita gangguan jiwa, toh semua orang punya resiko gangguan jiwa, seperti fobia tadi.

Well, tapi tak apa lah, toh diskusi ngawur ala panelis ILK cukup menghibur, dan tentunya kesimpulan kang maman yang selalu super. Berikut kesimpulannya:

Ada sekitar 504 jenis fobia (yang sudah di identifikasi), dari takut angka 4, hingga takut dengan orang botak (peladophobia), dari takut angka 13, sampai takut mampus, bahkan ada yang takut bercinta, dan takut berhubungan seksual, juga ada yang takut sekolah, dan tadi disinggung cipan, takut pulang kerumah (Nostophobia). Continue reading