MisterAladin: Teman Baru yang Mampu Wujudkan Traveling Impianmu

Liburan Impian Bersama Keluarga

Hai… Udah melototin kalender bulan Mei belum? Ayo, hitung ada berapa tanggal merah di sana? Terus bulan Juni, ada tanggal merah lagi, kan? Kejepit semua enggak? Yes! Terus kenapa nih kok tiba-tiba saya ngomongin tanggal merah? Ada apa gerangan? Tidak ada asap kalau tidak ada api, terus hubungannya? Yaa… Tidak ada liburan kalau tidak ada tanggal merah, dong.

Ngomong-ngomong tentang liburan, kepingin banget ngajakin keluarga kecilku liburan ke suatu tempat yang menarik. Sudah lama kami tidak jalan-jalan, tepatnya pasca istri melahirkan dan saya harus kembali ke Jerman. Belum pernah saya, istri, dan putri kecil kami, Naqiya liburan bersama. Dan berhubung ada tanggal merah dan saya ada di Indonesia, mudah-mudahan rencana liburan keluarga ini terwujud.

Jika Aladin punya paman jin yang bisa mewujudkan impiannya, maka saya punya teman baru bernama Mister Aladin yang bisa menjadi teman travel terbaik saya dan keluarga.

Siapa sih Mister Aladin?

Istri saya sempat cemburu waktu saya asyik baca-baca situs travel agent baru ini dan mencuekkan dia.

“Abang lagi ngapain sih? Asyik banget.”

“Lagi kenalan teman baru,”

“Apa? Siapa dia? Tega kali abang ini. Istri di samping, eh malah asyik kenalan sama orang.” Istri saya mulai berang. Tarinya hampir keluar.

“Ini sayang, travel agen baru, namanya mister Aladin.”

“Emang apa hebatnya dia sampai-sampai adek abang cuekin?”

“Hm.. Si Mister Aladin ini bisa menuhi impian kita, Dek. Adek dan Naqiya mau jalan-jalan kan? Nah abang sedang baca-baca apa saja yang bisa kita andalkan dari si mister ini.”

Mendengar kata traveling, mood istriku yang tadinya jelek banget kini kembali normal bahkan terkesan euforia. Kami berdua pun membaca apa saja yang di tawarkan oleh Mister Aladin.

Mr Aladin

Kenapa Harus di Mister Aladin?

Dulu saat masih lajang, saya lebih senang traveling sambil backpakeran kemana saja. Kadang tanpa tujuan yang jelas. Nginapnya pun kadang di dormitory, di mesjid, di bandara, di balkon rumah orang, pokoknya yang penting sampai tujuan.

Tapi lain dulu lain sekarang. Setelah menikah dan mengajak istri ikutan traveling, tidak mungkin saya juga mengajaknya mengikuti jejak saya saat masih lajang dulu. Perjalanan kami mulai terarah. Nginapnya di hostel, walau enggak bisa nginap di hotel. Lalu sebelum melakukan perjalanan, kami membuat berbagai planning seperti berapa hari di tempat tujuan, naik apa, nginap dimana, dan ngapain aja selama di sana. Dan kini setelah memiliki anak yang masih bayi, semuanya harus diubah lagi.

Membawa bayi traveling pasti banyak syaratnya. Mulai dari pemilihan waktu keberangkatan, penyesuaian musim kalau destinasi wisata kami adalah negara yang berbeda musim dengan Indonesia, memilih penginapan yang nyaman, transportasi selama di tempat tujuan yang aman, banyak pokonya. Setelah membaca berbagai referensi travel agen, semua yang kami inginkan ternyata bisa dikabulkan oleh Mister Aladin.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s