Ini Dia Biaya Pembuatan SIM A, B, C dan D

Beberapa waktu lalu saya perpanjang SIM karena SIM A saya sudah beberapa bulan mati. Alasan matinya karena memang saya lagi di LN dan saat ini juga belum punya mobil pribadi, jadinya hanya pakai SIM kalau pakai mobil orang tua. Sedangkan SIM C selalu saya perpanjang tepat waktu, karena memang hanya moda sepeda motor yang selalu saya gunakan dalam aktivitas sehari-hari.

Nah, setelah cari-cari tempat pembuatannya, lewat media sosial ada yang bilang kalau di kota saya tinggal sekarang ada mobile SIM, dimana SIM bisa dibuat di mobil yang nge-post nya pindah-pindah, tapi masih di sekitaran kota. Berbekal uang yang saya kira cukup untuk perpanjangan SIM, saya menuju ke mobil perpajangan SIM tersebut. Tiba disana, tak perlu antri karena memang tidak banyak yang sedang perpanjang SIM. Ketika saya daftar sambil memperlihatkan SIM saya yang sudah mati, si polisi yang bertugas dengan sopannya berbicara, “bang udah mati ini sim-nya ya”? saya mengiyakan, sambil menjelaskan kalau selama ini saya gak bawa mobil. “kalau udah mati, biayanya naik bang 3 setengah jadinya, gimana?” tanya dia. Karena tidak punya uang segitu, saya harus ke ATM dulu untuk ambil uang dan kembali untuk perpanjang SIM.

Setelah balik ke mobil, saya langsung masuk kedalam, isi form, ambil foto dan langsung jadi SIM nya. Mantap juga pikir saya. Selanjutnya, uang 350 ribu yang sudah saya persiapkan saya serahkan ke petugas disana, tanpa memperoleh kwitansi sebagai bukti pembayaran. Ingin saya tanya kenapa tidak ada kuitansi, tapi malas nanya, selain perut saya sudah tak sabar ingin segera diisi. Jadinya langsung saja saya tancap gas setelah mengkantongkan SIM baru.

Oh iya, buat yang penasaran dengan biaya pemuatan SIM di Indonesia, berikut adalah tarif resmi berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2010:

1. Penerbitan SIM A baru Rp 120.000, perpanjangan Rp 80.000.
2. Penerbitan SIM B I baru Rp 120.000, perpanjangan Rp 80.000.
3. Penerbitan SIM B II baru Rp 120.000, perpanjangan Rp 80.000.
4. Penerbitan SIM C baru Rp 100.000, perpanjangan Rp 75.000.
5. Penerbitan SIM D (khusus penyandang cacat) baru Rp 50.000, perpanjangan Rp 30.000.
6. Pembuatan SIM Internasional baru Rp 250.000, perpanjangan Rp 225.000.

Mungkin untuk kasus saya yang memang sudah mati SIM nya, harganya bisa lebih mahal ya? wallahu A’lam, karena di list diatas juga tidak ada penjelasannya.

Yok mari kita buat SIM, jangan nekat bawa kendaraan kalau belum punya SIM, jangan takut karena ditilang polisi, tapi takutlah karena anda mengambil hak pada saat anda belum punya izin terhadap hak tersebut.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s