Jenis Jenis Batu Mulia

Saat melewati pesisir barat Aceh beberapa hari lalu, saya menemukan begitu banyak orang berkumpul dipinggir jalan, baik hanya untuk sekedar melihat lihat, atau malah membeli batu giok yang memang banyak ditemukan di pesisir barat Aceh seperti di daerah Nagan Raya dan sekitaranya. Semalam saya juga melihat begitu banyak orang berkumpul untuk meilihat batu batu indah yang dipajang di pinggir jalan di pusat kota Blang Pidie – Aceh Barat Daya (Abdya). Jika di Aceh dikenal dengan batu Neprite jade dan Indocrase, batu mulia apa saja yang belakangan banyak diincar oleh kolektor di negara ini, berikut beberapa jenis batu mulia yang menjadi incaran para kolektor:

Giok: Sebelumnya kita mungkin mendengar batu giok dari Cina, tapi sebenarnya giok ini cukup banyak di dalam perut ibu pertiwi. Giok Aceh yang juga dikenal bio solar Aceh misalnya, cukup cantik dan menjadi incaran para kolektor. Khusus Giok Aceh ada yang menyebut sebagai giok terbaik di dunia. Selain warna, kilat dan kekerasaanya, giok Aceh sejauh ini baru hanya ditemukan di provinsi serambi mekkah, yang membuat nilai jualnya sangat tinggi karena memang untuk mendapatkannya masih sangat susah. Beberapa kolektor giok di Aceh mengaku giok ini bisa laku dari puluhan hingga ratusan juta rupiah.

Batu mata Harimau: Disebut mata harimau karena jika batu ini terkena cahaya maka terlihat seperti mata harimau. Batu ini tergolong dalam keluarga kuarsa dan memiliki tingkat kekerasan 7 pada skala mohs. Batu ini ditemukan di Jerman, Afrika selatan, Australia, Rusia hingga China.

Batu mata Kucing: Disebut mata kucing karena jika batu ini terkena sedikit cahaya dalam kegelapan akan terlihat seperti mata kucing. Batu ini cukup keras (8-9 skala mohs) dan biasanya berwarna coklat kehitaman. Batu ini banyak ditemukan di India, sri lanka, Tanzania hingga Rusia.

Amethys atau kecebung: Batu Amethys atau kecebung umumnya berwarna ungu. Namun yang paling indah adalah yang berwarna ungu kebiruan. Selain itu juga ada yang berwarna pink. Batu ini punya tingkat kekerasan 7 skala mohs dan termasuk dalam jenis batu kuarsa. Batu kuarsa (Quartz) ini umumnya dibagi menjadi kuarsa salju, es dan kinyang air

Kuarsa Salju: Disebut kuarsa salju karena warnanya seperti salju.

Kuarsa Es: Disebut kuarsa es (Ice Quartz) karena mirip es yang lebih bening dibandingkan dengan kuarsa salju.

Kinyang Air (clear quartz): Kinyang air sangat jernih dan hampir seperti kaca, sehingga disebuat sebagai kinyang air atau clean Quartz.

Badar Besi: Batu badar besi dikenal juga sebagai batu magnesteen karena besarnya kandungan zat besi dalam batu ini, sehingga jika didekatkan dengan magnet akan menempel. Karena kandungan zat besi (Fe) ini pula, batu ini umunya berwarna coklat kehitaman. Batu ini punya tingkat kekerasan 5 – 6 mohs.

Badar Lumut: Batu Badar lumut ini adalah batu alam yang banyak ditemukan di pegunungan atau pebukitan. Disebuat demikian karena didalam batu ini seperti ada lumut yang tumbuh. Lumut ini tidak hanya berwarna hijau tetapi juga bisa berwarna warni.

Advertisements

2 thoughts on “Jenis Jenis Batu Mulia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s