Giok Aceh – Bukan Hanya Dominasi Kaum Adam

Jika dulu batu cincin identik dengan kaum lelaki, kini makin banyak kaum hawa yang juga menjadi pencinta dan kolektor batu alam. Seperti kaum adam, mereka ikut memburu, mengasah dan mengoleksi batu yang punya nilai jual tinggi ini. Latar belakang mereka tidak hanya pejabat pemerintah atau wanita karir, banyak juga ibu rumah tangga yang ikut menjadi kolektor batu ini. Tidak hanya ibu ibu, sering juga saya lihat anak anak sekolah yang ikut berburu giok aceh dengan orang tuanya. Bahkan mereka terlihat sangat mahir untuk memilih batu dan menguji kualitasnya.

Investor luar vs pekerja lokal

Kehebohan giok aceh juga membuat para investor luar ingin datang dan mengeruk batu ini. Bahkan ada seorang bupati di Aceh yang mengaku didatangi oleh seorang invetor dari luar negeri, yang meminta izin usaha untuk menggali batu alam di wilayahnya. Sang bupati kemudian memperbolehkan investor tersebut untuk “berinvestasi” dengan syarat batu tersebut diolah didaerah asalahnya, dengan tenaga kerja dari daerahnya dan batu ini hanya boleh dibawa keluar setelah benar benar jadi, tidak hanya dibawa dalam bentuk kasar atau raw material seperti yang banyak terjadi sekarang. Mendengar syarat bupati yang ingin warganya merasakan keuntungan dari kekayaan perut bumi ini, sang investor tak pernah kembali lagi. Semoga saja kedepan makin banyak pejabat yang berfikir seperti ini, tidak hanya berpihak ke investor setelah dapat fee, tetapi berpihak ke rakyat agar ekonomi mereka juga meningkat dengan menjadi pengolah batu alam.

Bio Solar Aceh: Sang primadona

Dari sekian banyak batu alam yang dimiliki, ada satu primadona yang cukup membuat penggilanya mupeng setiap kali mendengarnya. Ya, batu bio solar aceh ini seperti batu hidup, yang warnanya terus berubah seiringan dengan waktu, tetapi kualitas kilap dan karatnya masih sama, karena keunikan ini pula, bio solar aceh ini menjadi salah satu primadona, hingga ia memenangi kontes batu giok yang beberapa waktu lalu dilakukan di jakarta.

Di Aceh, saat ini telah ditemukan lebih dari 120 jenis batu cincin, namun secara umum ada dua jenis batu yang selalu diincar oleh kolektor dari daerah paling barat Indonesia ini, yaitu jenis batu lumut Indocrase dan giok Nephrite Jade. Kedua jenis batu ini punya keindahan yang luar biasa yang diincar tidak hanya oleh kolektor lokal atau nasional, bahkan oleh kolektor mancanegara. Dipasaran, harga batu ini bisa mencapai jutaan rupiah. Tidak mengherankan mengingat batu asal aceh ini merupakah salah satu batu giok yang terbaik didunia. (Baca Juga: Keajaiban Giok Aceh) dan Mengenal jenis-jenis batu mulia

Advertisements

One thought on “Giok Aceh – Bukan Hanya Dominasi Kaum Adam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s