No Tulen Kang maman ILK: Bekasiku Sayang Bekasiku Malang

Kali ini kang maman mewakili Laki-laki Gundul Ganteng Menyilauikan Dari Jatibening (Bekasi), yang kalau disingkat jadi : Lagu galau nan bening. 🙂

Berikut no tulen dari kang maman.

“Ada banyak alasan untuk tidak membully, bahkan sebaliknya, wajib memuji bekasi. Tadi dikatakan Pak Jarwo, “hanya bantar gebang yang mampu menampung 6.500 ton sampah per hari dari ibukota Jakarta”. Bayangkan kalau tidak, jakarta sudah jadi tumpukan sampah.

Yang kedua, Chairil Anwar mengabdikan perjuangan rakyat Bekasi dalam peristiwa rawa gede saat agresi Militer I Belanda. Dimana banyak korban untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia, itu dalam puisi yang dibacakan juga Pak Jarwo (Karawang-Bekasi).

Disebutkan oleh Pak Rahmad Effendi tadi, KH. Noer Ali, bukan Cuma pahlawan Bekasi, tapi dengan 5 temannya yang pernah hijrah ke Jogja untuk membantu perjuangan disana. Dan Bung Tomo berulang kali menyebut nama tokoh ini, KH. Noer Ali dalam beberapa siaran radionya di Surabaya, Kotanya Cak Lontong.

Keempat, Bekasi tempo dulu adalah salah satu kota kerajaan tertua di Nusantara, yaitu kerajaan Tarumanegara, dengan Rajanya Purnawarman. Waktu itu masih disebut sebagai Dayeuh Sundasembawa atau Jayagiri. Dan Ingat, gak ada kota Bekasi, gak ada Jabotadebek, adanya Cuma Jadi-Botak (Jakarta Depok Bogor dan Tanggerang).

Kemudian ada satu situs di Bekasi, namanya Situs Buni, yang merupakan situs tertua di pulau Jawa. Dan kalau mau membaca bukunya Pramoedya Ananta Toer, ada buku “Di Tepi Kali Bekasi”. Dan ingat kata Pak Rafen tadi, “setelah ibukota Bandung, Bekasi adalah kota kedua terbesar penghasil pajak untuk Jawa Barat”.

Jadi ingat, intinya, Bekasi di Bully, Bekasi tetap berhati suci, karena Bekasi percaya, di bully itu tanda cinta. Dan satu lagi, karena dijewer dengan cinta, Bekasi akan terus berbenah nseperti janji pak Rahmat. Dan Terakhir, meski Bekasi sering dinyinyiri sebagai “The hot is not public” alias “panasnya ora umum”, tetapi Bekasi tetap adalah kita, Indonesia..

Jadinya bisa berkesimpulan, kalau mau masuk ILK apa harus di bully, dulu ya? Kayak bekasi dan Pak Jarwo? Hehe.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s