Narkoba, beda kasus Roger Danuarta dan Nyak Amin

alue 2Setelah seseorang kemarin nge post tentang Roger Danuarta karena kasus narkoba nya, saya jadi kepingin nge-post tentang seorang pasien jiwa yang sebut saja namanya Nyak Amin (sekali lagi, bukan nama sebenarnya ya) yang juga penggemar narkoba.

Seperti si Roger, nyak amin juga baru saya kenal kemarin, bedanya si Roger saya kenal lewat postingan diatas, sedang nyak amin langsung bertemu dengan saya. Perbedaan selanjutnya adalah si Roger artis terkenal yang katanya imut imut (tapi saya kok gak kenal ya? kalah tenar dibandingkan kadir-doyok?), sedang Nyak Amin hanya seorang pemuda kampung di pelosok di Aceh yang berstatus sebagai mahasiswa sebuah Universitas di Banda Aceh.

Namun, keduanya sama sama penggemar barang haram, jika si Roger pakai putau, Nyak Amin mengaku hanya pakai ganja dan sabu. Lebih sedih lagi, Nyak amin sudah menderita gangguan jiwa akibat narkoba yang dipakaiunya sedangkan penderitaanya tak pernah di muat di infotainmet, tidak juga di media sosial selain postingan ini, sebaliknya berita tentang Roger sudah melebar kemana mana.

Ganja, sabu-sabu, putaw, arak atau apapun jenis narkoba ini memang sudah sangat parah peredarannya. Indonesia umumnya, dan Aceh khususnya sudah menjadi lahan export para mafia sabu dunia, kelompok yang ditargetkan mereka juga jelas, remaja atau pemuda, malah ada yang anak anak. kenapa mereka? karena inilah kelompok target investasi paling berharga untuk menjual apapun bentuk produknya, kecual produk popok yang hanya dipakai anak anak.

Dulu saya hanya berpikir kalau peredaran barang haram ini hanya ada di kota-kota besar, tapi setelah hampir setiap hari berjumpa dengan pemakai yang sudah mengalami gangguan jiwa dan berobat di RSJ, saya jadi tahu bahwa peredaran bnarkoba ini sudah masuk pelosok kampung yang sales alat rumah tangga malas masuk ke kampung itu.

Mereka bercerita betapa mudahnya mendapatkan barang haram ini, selama punya uang, barang selalu tersedia, bahkan kata seorang pasien “yang tertangkap itu cuma sebagian kecil dan lagi sial atau silap saja mereka, yang tidak banyak pak”. “meu asek” saya mendengar jawaban ini.

wpid-IMG_20130205_125437.jpgPergeseran Barang

Selain barang yang mudah ditemui, menurut pengakuan pasien seperti Nyak Amin, sekarang tren penggunaan narkoba juga bergeser dari yang tradisional seperti “ganja dan ie jok masam” ke barang yang lebih modern seperti sabu, putau dan beer botol (beer tanpa botol maksudnya ie jok masam). “kalau ganja sama ie jok masam udah kuno pak, kita sekarang pake yang modern, yang import kayak sabe sama beer”, begitu sebut seorang pasien suatu kali.

Balik lagi ke kasus si Roger dan Nyak Amin, saya tidak terlalu memusingkan jika si Roger ditangkap dan direhap, uangnya banyak dan dia sudah terkenal, modal senyum saja katanya bisa masuk tivi dan dapat uang, dan itu lebih dari cukup untuk kebutuhannya selama dalam rehabilitas. Yang saya khawatirkan justru orang orang “pencari dosa” seperti nyak Amin, bapaknya hanya petani di kampung, uang untuk ke RS masih harus ngutang, biaya untuk rehap sangat mahal, walau lebih murah dengan uang yang sudah dibelanjakan untuk membeli sabu tentunya, dan yang paling menyedihkan adalah kasus ini makin banyak ditemui di kampung saya yang katanya serambi mekkah.

Semoga kita bisa menghindar dari mendekati barang haram ini, bukan masuk rumah sakit jiwa yang kita takuti, tapi perubahan status dari serambi mekkah menjadui serambi narkoba atau serambi penderita gangguan jiwa yang kita takuti.

Semoga!

 

Advertisements

2 thoughts on “Narkoba, beda kasus Roger Danuarta dan Nyak Amin

    • Sorry for that. This is in my language, Bahasa Indonesia. Here I compared between 2 cases; an artis who was found to use drugs but still prayed by the fans, and anothet case of a person with mental illness and never got his right as a human, left untrated and wandering on the street. Thank you btw 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s