Jalan Jalan ke Vancouver

Akhir Oktober tahun lalu, saya mendapatkan undangan dari sebuah organisasi di Kanada untuk mempresentasikan hasil penelitian kami tentang pasung di Aceh. Konferensi ini merupakan agenda dua tahunan yang khusus membahas masalah kekerasan di rumah sakit. Konferensi kali ketiga ini dilaksanakan di Vancouver-Kanada, sedangkan pesertanya berasal dari berbagai negara dengan jumlah total hampir 400 orang. Dari Indonesia  hanya saya seorang diri.

Berikut adalah laporan perjalanannya

Sebelum naik pesawat, saya sudah pesan makan halal atau islami secara online, jadinya yang dibagikan adalah makanan halal. Mengenai makanan ini, ada kejadian lucu dimana seorang penumpang di samping saya yang asal dari Iran tahu kalau saya dapat makanan halal, dia protes ke pramugari kenapa dia tidak dapat. Sang pramugari dengan santai menjawab, “Anda tidak memesan sebelumnya, dan kami tidak punya stock”. Beulanda abeh!

IMAG1343.jpgTiba di Vancouver waktunya sudah siang, tapi suaana diluar bandara sedang hujan. Dari bagian informasi bandara  saya diberitahu bahwa ada shuttel bus gratis ke hotel tempat saya menginap. Jika ada yang gratis, harus dimanfaatkan bukan?

Tiba di hotel, saya diberikan kunci elektrik oleh resepsionis, tidak perlu jaminan ini itu, hanya perlu menyebutkan nama, secara saya adalah undangan khusus dimana seluruh proses booking dan pembayaran dilakukan oleh panitia. Masuk ke dalam kamar hotel, rasanya saya tidak tega tinggal sendiri, kamarnya luas dan besar sangat, ratenya sekitar 400-an Dolar Canada perhari. Masak untuk saya sendiri saja bed nya dua, cuma karena dibayar panitia alias gratis, saya terima saja. pajan sit lom eh mangat.

Besoknya konferensi dimulai.  Sejak peserta mulai memasuki ruangan, ada satu hal yang saya tangkap bahwa penggemar BB di dunia ini hanya dua, Indonesia dan Kanada. Saat ada rehat sebentar, semuanya sibuk balas BBM, bedanya mereka disana mau mematikan BB saat sedang ada yang berbicara di depan dan baru membalas saat rehat, sedang di kita, sambil bawa sepeda aja pengen BBM.

IMAG1403_thumb.jpgeh, tapi aja juga yang BBM pas lagi ada yang bicara, liat aja tuh Smiley mit geöffnetem Mund

Nah, lazimnya sebuah konferensi, pasti ada sponsor. Dan para sponsor ini biasanya jualan. Dalam konferensi ini yang dijual kebanyakan buku, tidak ada yang jual obat. walau pesertanya hampir semuanya adalah pekerja kesehatan dari berbagai profesi.

Dan, setelah presentasi selesai, agenda selanjutnya tentu jalan-jalan kan? penasaran sama foto2nya? tunggu postingan selanjutnya!. Sekarang mau jak wet wet dulu

Tschuß….

Advertisements

2 thoughts on “Jalan Jalan ke Vancouver

    • Konferensinya biasa biasa aja ari, sama seperti yang laen, malah ada kenalan yang pernah ikut konferensi yang kita buat di hermes mengaku, konferensi di aceh jauh lebih menarik dibandingkan dengan yang di Kanada itu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s